Cara membaca laporan untung-rugi dalam 5 menit
Panduan pendek untuk pemilik usaha yang tidak punya latar belakang akuntansi — lengkap dengan contoh dari warkop nyata.
Laporan untung-rugi terdengar menakutkan. Padahal intinya cuma satu kalimat: uang masuk dikurangi uang keluar, sisanya untung atau rugi.
Mari kita bedah pelan-pelan dengan contoh warung sederhana.
Tiga baris yang wajib kamu pahami
- Pendapatan — total uang dari penjualan. Untuk warkop Bu Sri bulan lalu: Rp 9.000.000.
- Biaya — semua pengeluaran untuk berjualan: kopi, gas, gula, plastik. Bu Sri: Rp 5.500.000.
- Laba bersih — pendapatan dikurangi biaya. Bu Sri: Rp 3.500.000.
Kalau angka terakhir positif, usahamu untung. Kalau negatif, ada yang perlu diperbaiki.
Yang sering terlewat
Banyak pemilik usaha lupa memasukkan dua hal ini ke dalam biaya:
- Gaji diri sendiri. Kalau kamu tidak menghitung waktumu, untung yang terlihat itu semu.
- Penyusutan alat. Kompor dan etalase akan rusak dan harus diganti suatu hari.
Di bukuin.id, ketiga baris itu otomatis terisi dari catatan harianmu. Tapi memahami artinya tetap tugasmu — dan sekarang kamu sudah bisa.
Kembali ke Jurnal
tumbuh perlahan, hidup seribu tahun